Tes CPNS Istri Joki, Suami Jadi PNS

Written by  Published in Nasional Friday, 19 July 2013 23:12
Rate this item
(0 votes)

Jakarta - interaksi7.com

M. Sahudi, Mpd (46) salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) yang saat ini bertugas sebagai Pengawas Agama Islam di Pademangan, Jakarta Utara. Nasib M. Sahudi mungkin lebih beruntung dibandingkan dari nasib para suami lainnya.

Pasalnya, status PNS yang saat ini ia sandang, merupakan berkat perjuangan dan usaha dari istrinya Siti Khodijah, S.Pd.I (44) yang pada saat itu, mengatikan posisi suaminya M. Sahudi (Joki) untuk ikut dalam tes peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kementerian Agama pada tahun 2004 silam, yang akhirnya berhasil diterima dan di umumkan.

 

“Saya ikut tes mengatikan suami itu, usai melahirkan baru satu minggu saya  melahirkan anak ke 3. Jadi masih dalam keadaan lemas, seharusnya saya belum boleh sama bidan, namun demi suami saya paksakan untuk ikut serta tes CPNS pada Kementerian Agama itu tahun 2004.”terangnya kepada interaksi7.com, Rabu (14/8/2013

 

Siti menjelaskan, semua yang saya lakukan demi keluarga dan itu sesuai dengan janji suaminya, namun faktanya saat ini justru suami menghianati saya dan tidak menghargai perjuangan dan usaha saya demi keluarga dan anak-anak, dengan berselingkuh dan menikah secara diam-diam tanpa saya ketahui.

 

“Masa seorang yang bertugas sebagai Pengawas Agama Islam, artinya dia mengerti agama tapi kenapa kelakuannya seperti ini terhadap saya dan anak-anak. Ini namanya bukan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, yang seharusnya ia menjadi panutan.”katanya.

 

Siti melanjutkan, dalam hal ini ia sudah melayangkan surat laporan atas kelakuan suaminya kepada Inspektorat Kementerian Agama (Kemenag), namun sampai saat ini belum juga ada tindakan dari Kementerian Agama, mungkin masih menunggu proses.

 

“Saya melaporkannya bukan semata-mata kerna dendam, tapi saya meminta supaya aturan tegas dapat ditegakkan, kerna dia PNS pastilah ada aturan yang mengikat dan pelanggaran. Karena kalau hal seperti ini dibiarkan maka kasian para istri PNS lainnya. Sebab, kelakuan seperti ini jelas akan menyakitkan hati dan perasaan para istri terutama keluarga dan anak-anak pastilah terlantar. Apa ini akan dibiarkan tanpa ada sanksi yang berat, apalagi bagi orang yang mengerti agama dan bidangnya ini kan memalukan .”tandasnya.

 

Penulis : Indra Sukma    

 

     

 

 

 

Read 904 times Last modified on Tuesday, 17 September 2013 02:57

Leave a comment

KALENDER BERITA

« November 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

PERISTIWA